Tampilkan postingan dengan label Trick. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Trick. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 November 2019

Latihan Soal MikroTik Certified Traffic Control Engineer (MTCTCE) Exam Part 2



1. What does this simple queue do (check the image)?

A. Queue limits host 192.168.1.10 download data rate to one megabit per second.
B. Queue guarantees upload data rate of one megabit per second for host 192.168.1.10
C. Queue limits host 192.168.1.10 upload data rate to one megabit per second.
D. Queue guarantees download data rate of one megabit per second for host 192.168.1.10

Jumat, 30 Agustus 2019

Konfigurasi Dasar Router Juniper






Mengembalikan router ke konfigurasi default
root# load factory-default

Mengecek konfigurasi
root# commit check
configuration check succeeds

Mengesekusi konfigurasi
root# commit
commit complete

Mengesekusi pada waktu tertentu
root# commit at 23:00
configuration check succeeds
commit at will be executed at 2009-10-13 23:00:00 UTC
The configuration has been changed but not committed
Exiting configuration mode

Melihat history commit
root> show system commit

Membatalkan commit setelah diesekusi pada waktu tertentu
root> clear system commit
Pending commit cleared

Membuat user root
root# set system root-authentication plain-text-password
New password:
Retype new password:
Dalam membuat password diwajibkan dengan kombinasi huruf dan angka

Membuat user non-root dengan tingkat permission root
root# set system login user lab class super-user authentication plain-text-password

Membuat user dengan kemampuan akses terbatas
root# set system login class noc permissions view
root# set system login user lab class super-user authentication plain-text-password

Firewall Mengatasi Serangan DNS Flood pada MikroTik



Senin, 26 November 2018

Penjelasan MAC Address Spoofing


Spoofing berasal dari kata spoof yang berarti meniru fungsi dari program yang asli, hal ini biasanya dilakukan oleh seorang attacker. Spoof berjalan dalam sistem lokal dan merupakan program hidup yang menampilkan perintah atau tampilan yang palsu kepada pengguna, dimana  attacker mengirimkan pesan ke suatu komputer dengan alamat IP yang menunjukkan bahwa pesan dikirim melalui port komputer yang aman, padahal sebenarnya pesan tersebut dikirim dari komputer penyerang. Spoofing memiliki beberapa teknik di antaranya IP Spoofing, DNS Spoofing, Identity Spoofing, Web Spoofing, salah satu yang akan di bahas yaitu MAC Spoofing.

MAC Spoofing adalah sebuah cara dimana  seorang attacker akan mengubah atau memalsukan sebuah Mac Address. Biasanya Mac Address terdapat pada suata perangkat NIC seperti Laptop,  Android, Komputer, Router dan lain lain sebagai indentitas secara permanen. Ini dimanfaatkan untuk berbagai keperluan authentication client pada suatu sistem server untuk saling bertukar informasi.
Tujuan seorang attacker mennggunakan MAC Addres spoofing yaitu untuk mendapatkan akses ke jaringan atau menyembunyikan siapa indentitas attacker yang sebenarnya.

Contoh cara Mengubah Mac Addres di Kali Linux
Pertama masuk ker terminal linux lalu ketikan perintah di bawah ini  :
# ifconfig
# ifconfig eth0 down
# ifconfig eth0 hw ether XX:XX:XX:XX:XX:XX
# ifconfig eth0 up
Ganti XX:XX:XX:XX:XX:XX sesuai dengan yang di inginkan  tapi tidak melebihi ketentuan. Nilai yang bisa inputkan adalah bilangan heksadesimal.


Cara mengatasi Mac Address Spoofing

  • Meningkatan kesadara bahwa keamanan data/informasi itu sangat penting.
  • Membatasi akses ke daftar Mac Address yang telah ditentukan.
  • Menggunakan perangkat yang mempunya security Mac Addres Spoofing contohnya Switch BROCADE.




Kamis, 22 November 2018

Pengertian dan Jenis Jenis Backup




Backup data merupakan salah satu kegiatan yang harus dilakukan oleh pengelola database untuk melakukan penyalinan sistem, data dan aplikasi. Backup data harus dilakukan untuk menjaga jangan sampai terjadi kerusakan sistem dari luar ataupun dari dalam sistem, yang disengaja atau pun tidak disengaja.

Sebelum kita mengetahui jenis-jenis backup penting kita tau, apa sih backup itu?Backup adalah menyalin isi disk kedalam media lain seperti: floppy disc, magnetic tape, optical disk, external hardisk, dll.. Setelah kita tau apa backup itu, apa aja sih jenis backup?
1. Full ( normal) : backup semua file yang dipilih tidak mempedulikan attibut archive bit file. Setelah file dibackup maka archive bit dari file tersebut akan dihapus sampai file tersebut dimodifikasi. Ketika archive bit diset kembali ini mengindikasikan bahwa data tsb telah berubah dan perlu dibackup lagi.

2. Incremental : backup data yang mengalami perubahan sejak backup terakhir dilakukan. hanya file dgn archive bit yang akan dibackup. archive bit akan dihapus setelah dilakukan incremental backup. Tipe backup ini menghemat penggunakan pita tapi memerlukan waktu yang lama untuk merestore data karena data2 tersebar pada pita2 yang berbeda.

3. Differential : Sama dengan tipe incremental tapi archive bit tidak dihapus setelah backup.

4. Copy : sama dengan tipe full backup tapi archive bit tidak dihapus setelah file dibackup. jadi keadaan file dibiarkan tetap seperti semula seperti sebelum dibackup.

Jenis-Jenis Media Backup :

1. Tape
2. Disk Drive
3. Removable Disk (Zip Disk)
4. DAT (Digital audio Tape) drives
Sama seperti tape biasa tp dgn kapasitas lebih besar. Beberapa format yg digunakan adalah DLT (Digital Linear Tape), SDLT (Super Digital Linear Tape), LTO (Linear Tape Open) dan AIT (Advanced Intelligent Tape) , mampu membackup data hingga 260 GB.
5. Optical Jukebox
Menggunaka magnetic optical disk sebagai media penyimpanan, terkenal dalam kapasitas penyimpanan hingga 20 TeraByte. Jukebox berupa tower yg secara otomatis dapat meloading internal storage disk ketika diperlukan untuk backup atau restore data
6. Autoloader tape systems
menggunakan kumpulan tape untuk membuat volume backup. Ia mempunyai kemampuan untuk meloading dan unloading otomatis tape dibutuhkan sehingga kita tidak perlu mengawasi proses backup karena tidak akan ada lagi prompt “please insert tape 2″, oleh karena itu autoloader memerlukan aplikasi khusus unt menangani hal tersebut. Autoloader menggunakan DAT tape dgn format DLT, LTO dan AIT. Dengan mengimplementasikan sebuah tape library system dgn multiple drive dapat diimprovisasi kecepatan proses backup hingga ratusan Gigabyte per jam.